Senin, 21 Maret 2011

Dalam penggunaan absensi sidik jari, khususnya di Sekretariat Kantor Bupati Lombok Tengah, terlihat sudah terpasang empat alat sidik jari yang besar di beberapa tempat. Namun penggunaan alat sidik jari tersebut masih belum mulai, dan direncanakan pada bulan April absensi itu baru akan digunakan.
Menurut Kepala Bagian Organisasi pada Sekretaris Kantor Bupati, Moh Syukur,SH saat ditemui Jumat kemarin mengatakan, keberadaan absensi sidik jari tersebut masih ada yang belum lengkap, seperti UPS dan beberapa perangkat lainnya. Sebab diakuinya, alat tersebut tidak boleh mati dan harus tetap hidup. “Ada alat yang masih kurang dalam penerapan absensi sidik jari, seperti UPS. Karena alat ini tidak boleh mati,” ungkapnya. Pihaknya akui, dimana dalam penggunaan absensi sidik jari, sudah disiapkan empat unit absensi di Sekretariat Kantor Bupati. Sehingga ketika semua perlengkapan sudah dipasang, maka diharapakan awal April absensi mengunakan sidik jari sudah bisa dimulai. “Rencananya awal April penggunaan absensi sidik jari akan kami mulai,” ujarnya. Terhadap penggunaan absensi alat sidik jari di SKPD lainnya, diakui Moh Syukur, akan di adakan secepatnya, sehingga diharapakan sidik jari sudah bisa mulai. “Sebelum April, diharapakan semua SKPD sudah memiliki alat itu, sehingga awal April juga sudah bisa digunakan,” harapanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar